Dukacita di Tahun Baru

Oleh: Agustiawan

PhotoResizerOriginalWeight:28765

Setiap akhir Desember, ribuan wisatawan dari berbagai daerah berbondong-bondong mendatangi kabupaten Pesisir Barat, Lampung. Tujuannya tak lain adalah untuk menyaksikan dan merayakan pergantian tahun.

Seluruh pantai yang ada di Pesisir Barat tumpah ruah oleh wisatawan. Pantai Tanjung Setia, Labuhan Jukung, Karang Nyimbor, Melasti, Mandiri Sejati, dan Pantai Batu Tihang dipadati para pelancong.

Dilihat dari nomor kendaraan, mayoritas para wisatawan berasal dari Sumatera Selatan dan Lampung Barat. Mereka bermalam alias menginap sampai dua, tiga, empat hari lamanya.

Menyaksikan malam pergantian tahun 2026, para wisatawan dimanjakan dengan keindahan pantai dan laut yang ada di Negeri Sai Batin dan Para Ulama, sebutan lain bagi Kabupaten Pesisir Barat.

Sayang, meski telah ada himbauan dan larangan dari petugas yang berwenang agar tidak mandi di laut, para wisatawan tetap saja membandel. Mereka dengan riang gembira berenang menikmati ombak laut.

Nahasnya, gegara mengabaikan larangan dan himbauan, salah seorang pelancong asal Kotabumi, Lampung Utara, tenggelam terbawa arus laut Mandiri Sejati dan ditemukan telah meninggal dunia di laut Tanjung Setia.

Karenanya, jika berwisata ke pantai dan laut di Pesisir Barat, patuhilah apa yang disampaikan petugas yang berwenang, agar wisatawan terhindar dari bahaya (terseret dan tenggelam).

Jangan sampai sukacita menikmati pergantian tahun, berubah menjadi dukacita di tahun yang baru. (*)

Penulis adalah Ketua PWI Pesisir Barat 2018-2024