KIPRAH.CO.ID– Mantan Kepala Desa Beringin, Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung, Sawaludin diduga dijemput tim penyidik Kejaksaan Negeri Kotabumi pada Selasa (21/9/2021).
Sawaludin, diduga merupakan tersangka dalam tindak pidana korupsi dana desa yang merugikan negara pada tahun anggaran 2018-2020. Sawaludin dijemput di kantor Desa Beringin, Kecamatan Abung Kunang, Lampung Utara pada Selasa pukul 13.00 WIB, karena diduga tidak kooperatif dalam menjalani proses hukumnya.
Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Utara (Lampura), I Kadek Dwi Ariatmaja, saat ditanyakan terkait penjemputan Kepala Desa Beringin, mengatakan hal tersebut nanti akan diadakan press rilis. “Nanti kita akan adakan press rilis sore ini,” ucap Kadek Dwi Ariatmaja, Selasa (21/9/2021).
Sekretaris Desa (Sekdes) Beringin, Budi saat dimintai keterangan membenarkan bahwa mantan Kepala Desa Beringin dijemput oleh pihak Kejaksaan.
“Benar bahwa mantan Kepala Desa Beringin, Sawal tadi dijemput oleh Kejaksaan, tapi belum tahu apakah sekedar dimintai keterangan atau ditahan, saya belum tahu,” kata Budi.
Pada kesempatan yang sama Kaur Umum Desa Beringin, Riadi juga membenarkan bahwa Sawaludin telah ditangkap pihak Kejaksaan dan Kepolisian di Kantor Desa Beringin.
“Iya tadi Sawal ditangkap setelah dua kali mangkir dari panggilan saat tim dari Kejaksaan datang ke kantor desa dan memanggil Sawal untuk hadir dan langsung dibawa oleh tim Kejaksaan yang didampingi dari Tim Buser membawa 3 mobil,” ujar Riadi.
Dijemputnya Kepala Desa Beringin, Sawaludin, Ketua KSM GMBI Abung Kunang, Ahmat Tohir mengapresiasi kinerja Kejari Lampung Utara.
“Saya mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri Lampura, terkait dijemputnya Kepala Desa Beringin dan sebagai peringatan bagi semua kepala desa yang berada di Abung Kunang khususnya, dan di Kabupaten Lampung Utara umumnya agar jangan mengunakan Dana Desa (DD) buat kepentingan pribadi. Kami LSM GMBI akan selalu memantau dan mengontrol semua kegiatan kepala desa khususnya yang ada di Kecamatan Abung Kunang, demi terciptanya pembangunan yang adil dan merata,” tegas Ketua KSM GMBI Abung Kunang, Ahmat Tohir. (*Andre)





