Humanika Laporkan Ketua PWI Lampung ke Dewan Pers

KIPRAH.CO.ID– Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung Supriyadi Alfian dilaporkan ke Dewan Pers oleh Humanika Lampung. Laporan itu terkait dugaan keterlibatan Supriyadi Alfian dalam rangkaian kampanye salah satu pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

Ketua Humanika Lampung, Basuki, mengatakan, pihaknya melaporkan Supriyadi Alfian ke Dewan Pers dalam kapasitasnya sebagai Ketua PWI Provinsi Lampung 2016-2021, yang pada masa kampanye acap kali turut hadir dalam panggung kampanye Arinal – Nunik. “Tentu saja ini adalah pelanggaran kode etik sebagaimana surat edaran dewan pers nomor 02/SE-DP/II/2014 tentang indepedensi Wartawan dan seruan Dewan Pers Nomor 01/Seruan-DP/2015 tentang Posisi media dan Imparsialitas Wartawan dalam Pilkada,” ungkapnya, sebagaimana rilis yang diterima kiprah.co.id, Senin (2/7/2018) malam.

Untuk itu pihaknya melaporkan Supriyadi Alfian ke Dewan Pers untuk dilakukan tindakan agar dipecat sebagai Ketua PWI Provinsi Lampung. “Kami sudah konsultasi dengan anggota Dewan Pers, laporan kami dinyatakan bisa di terima. Dan laporan kami diterima langsung oleh saudara Emi dan Reza di Bagian Pelaporan Dewan Pers pada Senin 2 Juli 2018,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, Humanika juga melaporkan Harian Momentum mengenai pemberitaan tertanggal 25 Juni 2018 dengan Judul; “Lampung punya Gubernur Baru” bahwa Harian Momentum di masa tenang, dianggap justru membuat berita yang menguntungkan salah satu calon dengan menframing, hasil survei yang dirilis hari Jumat, padahal pertanggal 24 Juni sampai dengan 26 Juni 2018 adalah masa tenang kampanye, dengan pemberitaan tersebut menggiring opini publik untuk menguntungkan salah satu calon yakni Paslon urut 3. “Seperti kita ketahui bahwa Harian Momentum ini direkturnya adalah Supriyadi Alfian,” pungkasnya.

Menurut Basuki, pihak Dewan Pers sudah menyatakan akan langsung memproses laporan itu. “Dewan Pers sudah menyatakan akan langsung memproses laporan itu,” tutupnya. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.