Menuju Porwanas 2027, PWI Lampung Mencari ‘Parman Baru’ di Lintasan Lari

KIPRAH.CO.ID, BANDARLAMPUNG– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung mendorong lahirnya atlet-atlet baru yang mampu meneruskan jejak prestasi Parman, salah satu atlet kebanggaan PWI Lampung yang telah lima kali meraih medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).

Pesan tersebut disampaikan Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah melalui Wakil Ketua Bidang Humas HPN dan Porwanas 2027, Syahroni Yusuf, saat menyaksikan seleksi atlet atletik PWI Lampung di Stadion Pahoman, Bandar Lampung, Sabtu (29/8/2026).

Syahroni mengatakan regenerasi menjadi salah satu perhatian penting dalam persiapan kontingen Lampung menghadapi HPN dan Porwanas 2027. Menurutnya, prestasi Parman harus menjadi inspirasi bagi atlet-atlet baru untuk melanjutkan tradisi emas Lampung.

“Kita berharap teman-teman atlet yang baru ke depan bisa menjadi Parman-Parman selanjutnya dalam Porwanas. Karena Parman ini termasuk pahlawannya PWI Lampung, sudah lima kali meraih medali emas di setiap ajang Porwanas,” ujar Syahroni menyampaikan pesan Ketua PWI Lampung.

Menurutnya, keberadaan atlet senior seperti Parman harus menjadi motivasi bagi atlet muda. Pengalaman dan prestasi yang telah ditorehkan menjadi bukti bahwa wartawan tidak hanya mampu berprestasi di bidang jurnalistik, tetapi juga mampu mengharumkan nama daerah melalui olahraga.

PWI Lampung kini mulai menyiapkan regenerasi atlet melalui pembinaan yang lebih terarah. Seleksi atletik yang digelar di Stadion Pahoman menjadi bagian dari rangkaian persiapan menghadapi Porwanas 2027.

Syahroni meminta seluruh atlet menjaga kekompakan dan semangat selama menjalani proses latihan.

“Pesan Ketua PWI, terus kompak dan semangat dalam mempersiapkan diri menghadapi HPN dan Porwanas 2027. Ketua PWI juga berharap semua memiliki semangat yang sama untuk meraih prestasi,” katanya.

Ia menegaskan, keberhasilan kontingen Lampung tidak hanya ditentukan oleh satu atau dua atlet. Kekompakan seluruh unsur menjadi modal penting untuk mewujudkan target prestasi, terlebih Lampung akan menjadi tuan rumah.

“Semua harus memiliki semangat yang sama untuk meraih prestasi. Kita ingin HPN dan Porwanas 2027 sukses pelaksanaan dan sukses prestasi,” tegasnya.

Tidak hanya mengejar prestasi di arena pertandingan, PWI Lampung juga menyiapkan dokumentasi perjalanan HPN dan Porwanas 2027 agar seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan menjadi catatan sejarah organisasi.

Syahroni mengungkapkan adanya usulan untuk menerbitkan buku yang mendokumentasikan kegiatan HPN dan Porwanas 2027.

“Kita mengusulkan kegiatan HPN dan Porwanas 2027 ini akan kita buatkan buku. Ini akan menjadi catatan baik selama kita menjadi jurnalistik,” ujarnya.

Menurutnya, dokumentasi tersebut penting agar seluruh perjuangan, persiapan, kerja keras atlet, panitia, official, hingga seluruh insan pers yang terlibat tidak hilang begitu saja.

Buku tersebut diharapkan menjadi warisan sejarah sekaligus catatan perjalanan PWI Lampung dalam menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas 2027.

Dalam persiapan Porwanas, Ketua PWI Lampung juga menekankan pembagian tanggung jawab yang jelas antara organisasi dan masing-masing cabang olahraga.

Syahroni menyampaikan pesan Wirahadikusumah bahwa penanggung jawab dan perangkat cabang olahraga memiliki tugas utama dalam mempersiapkan atlet serta menjalankan pembinaan.

“Ke depan tanggung jawab cabor ada di penanggung jawab dan perangkatnya. Kami di PWI bertanggung jawab atas pelaksanaannya,” jelas Syahroni.

Seleksi atletik PWI Lampung di Stadion Pahoman sendiri dipimpin Penanggung Jawab Atletik Yulius Putra dan Manajer Atletik H. Fahror Rozi, ST., MT. Empat atlet diproyeksikan memperkuat Lampung pada sejumlah nomor atletik, dengan komposisi kelompok usia 40 tahun ke atas dan 40 tahun ke bawah.

Nomor yang dipersiapkan meliputi lari 3.000 meter usia 40 tahun ke bawah, lari 5.000 meter usia 40 tahun ke bawah, lari 3.000 meter usia 40 tahun ke atas, lari 5.000 meter usia 40 tahun ke atas, serta nomor estafet.

Manajemen atletik telah menetapkan target tiga medali emas. Persiapan dilakukan melalui latihan rutin, pemantauan catatan waktu, training camp (TC), dukungan pelatih, serta pemenuhan kebutuhan gizi atlet.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Harian HPN dan Porwanas 2027 Supriyadi Alfian, Manajer Atlet PWI Lampung Fahrurrozi yang juga anggota DPRD Lampung dari Fraksi Gerindra, Koordinator Humas HPN dan Porwanas 2027 Syahroni Yusuf, Ketua SIWO Lampung Muslim, Wakil Bendahara PWI Lampung Nurhannah, Wakil Ketua Bidang Aset PWI Lampung Elkana Rio Teguh Adil, serta Ketua IJP Lampung Abung Mamasa.

Kini, tantangan PWI Lampung bukan hanya mempertahankan tradisi emas Parman. Lebih jauh, melahirkan Parman-Parman baru yang mampu menjadi penerus kejayaan atlet PWI Lampung di Porwanas mendatang.

Lima emas Parman menjadi sejarah. Regenerasi menjadi tantangan. Tiga emas atletik menjadi target. (Sandi-Evan/Rom Humas HPN dan Porwanas 2027).