Amplop Rp 50 ribu PT. SGC Merusak Harga Diri Rakyat Lampung

KIPRAH.CO.ID– Massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Lampung dan Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) menggelar aksi. Mereka memulai aksi disertai orasi di Tugu Adipura, Senin (9/7), pukul 09.30 WIB. Massa aksi kemudian meneruskan jalan kaki ke Kantor Sentra Gakkumdu, Jl. Sudirman, Rawalaut, Bandarlampung.

Para orator berbagai elemen masyarakat dari atas truk komando menyerukan pembatalan pasangan calon gubernur nomor urut 3 karena diduga terlibat politik uang. Dalam aksinya mereka menuntut digelar Pilgub Lampung ulang.

Dalam orasinya pendemo beralasan jika pasangan calon (paslon) Gubernur-Wakil Gubernur, Arinal Djunaidi-Chusnunia (Nunik) yang menjadi pemenang disinyalir telah melakukan politik uang secara terstruktur, sistematis dan massif (TSM). Selain itu, dugaan adanya keterlibatan perusahaan PT. Sugar Group Companies (SGC) yang juga turut andil membiayai pemenangan paslon nomor 3 tersebut.

“Usut Tuntas Skandal Politik Uang Arinal-Nunik dan PT. SGC pembajak Demokrasi Rakyat Lampung Jadi Demokrasi Amplop, Laksanakan Pilgub Ulang, Diskualifikasi Arinal-Nunik, Politik Uang Arinal-Nunik secara TSM, Amplop Rp 50 ribu PT. SGC merusak Harga Diri Rakyat Lampung, Lampung Darurat Money Politik, ” teriak orator.

“Bawaslu RI ambil alih kasus politik uang,” seperti tertera di banner yang diusung oleh tiga ibu-ibu peserta demo yang mengaku warga Bandar Lampung.

Terpantau Jln. Jendral Sudirman diarea demonstran berorasi macet total, salah satu jalan protokol di Bandar Lampung tersebut terpaksa ditutup oleh petugas kepolisian, Hingga berita ini diturunkan aksi masih berlangsung. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.