Kegiatan Keagamaan Bagian dari Kerja Riil Polres Pesawaran Hadapi Pemilu 2019

KIPRAH.CO.ID– Polri, khususnya Polres Pesawaran telah bekerja maksimal dalam rangka menghadapi perhelatan pesta demokrasi Pilpres dan Pileg 2019.

Dalam wujud kerja bhakti bersama masyarakat, diantaranya diimplementasikan lewat kegiatan sambang desa, patroli dialogis, serta pengamanan kampanye.

Demikian diungkapkan Kapolres Pesawaran, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, saat peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Islamic Center Ar Royan, Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Jumat (5/4/2019).

Lebih lanjut, AKBP Popon menghaturkan rasa terimakasih pada takmir masjid Ar Royan, MUI, serta majelis dzikir dan istighosah Andan Jejama Kabupaten Pesawaran, atas terselenggaranya acara tersebut.

“Kami dari Polri, TNI dan ASN, tidak dapat bekerja sendiri tanpa bantuan masyarakat Kabupaten Pesawaran, untuk bersama-sama dapat mewujudkan pemilu yang aman, damai dan sejuk, serta kondusif,” imbuhnya.

Kapolres menambahkan, kegiatan serupa juga dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten lainnya. Hal itu, dalam rangka mewujudkan situasi aman dan kondusif menghadapi Pileg dan Pilpres 2019.

Lebih lanjut, AKBP Popon Ardianto Sunggoro, mengajak untuk menjadikan kegiatan keagamaan suri tauladan dalam kehidupan sehari-hari. “Polri, TNI dan ASN kami netral. Dan menjamin keamanan dalam rangka menghadapi Pileg dan Pilpres 2019,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Dendi Ramadhona, mengucapkan terimakasih pada Polres Pesawaran atas terselenggaranya acara dalam rangka menyukseskan pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk. “Semoga apa yang telah saudara lakukan menjadi amal ibadah, dan dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda, amin,” kata dia.

Menurut Dendi, Isra Miraj Nabi Muhammad SAW tidak hanya merupakan bagian dari transformasi spiritual, tetapi juga transformasi sosial. “Transformasi spiritual mengajarkan kita semua untuk senantiasa taat, tunduk, dan patuh kepada apa yang diperintahkan dan apa yang dilarang oleh Allah SWT. Dan transformasi sosial, mengajak kita semua untuk senantiasa melakukan perubahan, dari kesalahan menuju kesholehan, dari jalan gelap menuju terang, dan dari keterbelakangan menuju kemajuan,” terangnya.

Bupati berharap kepada seluruh pemangku kepentingan dapat tampil di depan untuk menjadi pelopor dan memberikan suri tauladan, agar semua menjadi umat yang pandai bersyukur, sabar, tegar dan terus berikhtiar menjadi umat yang tidak cepat putus asa, umat yang bijak dalam memecahkan masalah dan memotivasi masyarakat luas untuk terus berkarya di bidangnya masing-masing. (YD)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.