Pemukulan Bedug Tandai Pembukaan MTQ ke-46 Tingkat Provinsi Lampung

KIPRAHRAKYAT.COM– Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-46 Tingkat Provinsi Lampung resmi dibuka, ditandai pemukulan bedug dan tepuk marawis oleh Pjs. Gubernur Lampung, Didik Suprayitno di Islamic Center Bandar Lampung, Kamis (26/4/2018) malam.

Pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seperti marawis, tembang kenangan bernuansa agamis, marching band dari MAN 1 Bandar Lampung, dan Tari Bedana Mts Negeri 2 Bandar Lampung. Pjs. Gubernur Didik juga menyerahkan piala bergilir kepada Ketua LPTQ Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya, Didik Suprayitno mengatakan MTQ merupakan kegiatan rutin tahunan yang telah melekat pada masyarakat dan bangsa Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung. “MTQ merupakan kegiatan yang telah mentradisi dan melekat dalam kultur masyarakat dan bangsa kita. Kehadiran MTQ senantiasa memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat,” jelas Didik.

Ia menjelaskan kegiatan keagamaan ini menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, serta terbukti mampu menjadi daya dorong kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah khususnya di bidang keagamaan.

“MTQ diyakini mampu menciptakan nuansa religius, dan menghadirkan suasana yang memberi kesejukan batin bagi masyarakat. Disamping itu, dapat menjadi forum silaturrahim yang mengandung nilai-nilai positif dalam memperkuat, rasa persaudaraan dan ikatan kebersamaan lintas etnis dan agama sebagai sesama warga masyarakat Lampung,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Ketua LPTQ Provinsi Lampung, Heri Suliyanto, menjelaskan pelaksanaan MTQ ke-46 berdasarkan surat keputusan Gubernur Lampung Nomor: G/176/B.03/HK/2018. “Pelaksanaan MTQ ke-46 tingkat Provinsi Lampung akan digelar, sejak 26 April hingga 1 Mei 2018 di Islamic Center Provinsi Lampung, Al-Kautsar dan MAN 1 Bandar Lampung,” jelasnya.

Menurutnya, MTQ ke-46 tingkat Provinsi Lampung terdapat 8 (delapan) cabang/golongan musabaqah yakni (1) tilawah anak-anak, remaja dan dewasa; (2) Qiraat murottal remaja, qiraat murrotal dewasa, qiraat mujawwad dewasa, tartil, canet; (3) Tahfidz 1 juz, 5 juz dan 10 juz; (4) Tahfidz 20 juz, 30 juz dan tafsir; (5) fahmil Qur`an; (6) syahril qur`an; (7) khottil qur`an; dan (8) musabaqah makalah ilmiah Al-Qur`an (M2IQ).

“MTQ ini diikuti oleh 552 peserta, 120 dewan hakim, dan 10 pengawas. Kali ini berlangsung sederhana, namun tetap bermasyarakat dan tidak mengurangi arti serta maknanya,” jelas Heri. Ia berharap MTQ ini mampu menghasilkan qori/qoriah terbaik, yang bisa mewakilkan Provinsi Lampung di tingkat nasional pada September 2018 di Sumatera Utara mendatang. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.