Tidak Ada Prestasi dari BUMD Lampung Energi Berjaya

KIPRAH.CO.ID– Kinerja BUMD Lampung Energi Berjaya (LEB) anak perusahaan Lampung Jasa Utama (LJU), yang dibentuk pada awal kepemimpinan Gubernur Arinal Djunaidi dinilai masih belum sesuai dengan harapan apalagi prestasi.

“Sampai sekarang pihak legislatif tidak pernah tahu bagaimana perkembangan anak perusahaan BUMD Lampung Jasa Utama (LJU) ini. Sebab beberapa kali kita undang untuk hadir, pihak LEB sendiri tidak pernah hadir,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Lampung, Hanifal, Senin (13/9/2021).

Bahkan, sambung dia, saking tidak pernah terdengar gaung prestasinya, sekarang ini entah sudah berjalan atau tidak. Padahal dirinya duduk di Komisi III DPRD Lampung, yang notabenenya merupakan mitra kerja BUMD LEB.

“Karena tidak ada kejelasan soal LEB ini, komisi III menyerahkan ke Banang (Badan Anggaran) untuk menyelesaikan urusan ini. LEB ini sendiri digadang bakal meraup keuntungan sebesar Rp300 miliar per tahun,” jelas Hanifal.

Belum tuntas perkara LEB, baru-baru ini diketahui Pemprov Lampung justru kembali mengusulkan pembentukan lima BUMD baru yakni PT Wisata Lampung Indah, PT Trans Lampung Berjaya, PT Bumi Agro Sejahtera, PT Lampung Sarana Karya dan PT Lampung Usaha Energi.

Hal itu terungkap pada sidang paripurna DPRD Provinsi Lampung, Rabu (1/9/2021) lalu. Alasan yang didorong BUMD yang telah dibentuk, termasuk didalamnya seperti LJU, Wahana Rahardja, dan LEB belum berjalan maksimal dalam meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah). (Rep)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.