Walikota Metro Resmikan Food Court di RSUD A Yani

Gratis 3 Bulan

KIPRAHRAKYAT.COM– Walikota Metro Achmad Pairin meresmikan Food Court, mobil antar pulang sehat (MAPS) dan instalasi rehab medik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jend A Yani Metro, Jumat (2/3/2018).

Dalam acara tersebut, Walikota Metro Achmad Pairin, mengharapkan agar kesehatan makanan dapat terjaga dengan baik juga higienitas, kenyamanan dan keamanan pengunjung bisa terjamin di food court tersebut.

“Food court ini dibuat untuk menampung para PKL di Jalan Seminung, agar jalan itu dapat berfungsi menjadi jalan yang semestinya juga memudahkan keluarga pasien dan pegawai untuk mencari makanan,” kata Pairin.

Ia juga berpesan agar pelayanan di instalasi rehabilitasi medik bisa berjalan dengan baik. Sebab, saat ini hanya ada 1 dokter spesialis dengan rata-rata kunjungan perhari 120 pasien. “Jadi bu direktur nanti diatur agar pasien tidak lama menunggu. Nanti bisa diberikan papan pengumuman, dalam 1 jam 10 pasien. Jadi pasien tidak lama menunggu. Dengan adanya fasilitas ini mudah-mudahan rumah sakit kita ini semakin maju,” terangnya.

Direktur RSUD A Yani drg. Erla Adrianti mengatakan, food court itu dibuat untuk memudahkan keluarga pasien maupun pegawai RSUD A Yani untuk mencari makanan. Saat ini, food court diisi oleh 19 pedagang yang berasal dari PKL Jalan Seminung. Untuk menempati food court tersebut para pedagang menyewa kios dengan biaya Rp700 ribu per bulan. Namun, pihak rumah sakit menggratiskan hingga 3 bulan bagi para pedagang.

“Harga itu sesuai kesepakatan bersama. Karena ini masih uji coba, dalam 3 bulan kedepan nanti kita geratiskan. Kemudian Food court ini terdiri dari 2 lantai, lantai pertama untuk parkir dan lantai kedua untuk para pedagang. Saat ini ada 19 pedagang dari Jalan Seminung. Jadi kami pastikan Jalan Seminung sudah lancar karena tidak ada PKL,” jelas drg. Erla.

Untuk mobil antar pulang sehat (MAPS) diperuntukkan bagi pasien yang sudah sehat, tetapi ketika hendak pulang terkendala kendaraan. Sementara ini, MAPS hanya melayani untuk warga Kota Metro.

“Untuk warga Metro itu geratis. Saat inikan masih uji coba, jadi kita siapkan 1 mobil dulu. Dalam setiap hari rata-rata yang pulang 15 pasien, jadi kedepan kemungkinan akan kita tambah unitnya,” tutup drg. Erla. (dik)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.