Bambang Suryadi Gugah Warga Kelola Home Industri, Wujudkan Desa Mandiri

KIPRAH.CO.ID– Berbagai upaya menggerakan perekonomian desa terus dilakukan oleh legislator dari Daerah Pemilihan Lampung dua (Dapil-2) Bambang Suryadi.

Wakil rakyat yang sekarang mencalonkan kembali tersebut, mengatakan bahwa banyak hal yang bisa dikelola guna meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

“Sebenarnya banyak hal yang bisa diolah oleh masyarakat desa dalam meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Hanya saja, masih membutuhkan pendampingan dan inovasi dalam mewujudkan sebuah usaha mikro,” kata Bambang Suryadi, Senin (18/3/2019).

Diantara yang dilakukan calon legislator DPR-RI tersebut adalah melakukan sosialisasi soal tata cara pembuatan sabun cuci piring di Kampung Ngesti Rahayu Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah.

“Kita berharap kepada BUMDes dan kepala desa untuk dapat membaca dan menangkap peluang usaha ini. Produksi dengan modal sedikit dapat dikerjakan perkelompok akan tetapi memiliki keuntungan yang lumayan. Pangsa pasarnya jelas, ya masyarakat itu sendiri,” ujar Bambang Suryadi.

Sabun cuci yang dimaksud adalah buatan home industry, tinggal bagaimana desa membuat regulasi dan pengelolaan secara transparan agar masyarakat mengetahui berapa keuntungan.

Ketika satu desa dapat memproduksi dan terserap oleh warga sendiri, artinya keuntungannya juga untuk masyarakat sendiri. Ini juga menjadi dorongan dan pemantik menuju desa yang mandiri.

“Nantinya, ketika usaha pembuatan sabun cuci dapat berjalan dengan baik maka akan berdampak pada percepatan pertumbuhan ekonomi. Otomatis, jika desa mampu mengelolanya akan lebih cepat mewujudkan desa mandiri. Desa akan memiliki pendapatan sendiri sehingga dalam memenuhi kebutuhan pembangunan akan mampu menanganinya tanpa harus menunggu dari pemerintah kabupaten, provinsi ataupun pusat,” urainya.

Bambang Suryadi yang juga wakil rakyat dari partai PDI Perjuangan tersebut optimis apa yang dilakukan dalam membangun ekonomi kreatif di desa-desa dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

“Kalau ini terus didampingi dan direalisasikan, maka saya optimis kedepan BUMDesakan memiliki pendapatan yang bagus sehingga dapat mensejahterakan masyarakatnya. Ya dari kita untuk kita, kita yang buat, kita yang memanfaatkan dan kita juga yang memiliki, ” tegas dia. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.