Ganti Rugi tak Kunjung Dibayar, Warga Baturaja Curiga Peratin ‘Bermain’

KIPRAH.CO.ID– Warga Pekon Baturaja, Kecamatan Pesisir Utara, Kabupaten Pesisir Barat, mempertanyakan kejelasan uang ganti rugi lahan yang terkena dampak pelebaran jalan nasional.

Warga Pekon Baturaja, Mizwan mengakui pihaknya telah bersabar selama satu tahun lamanya, tapi hingga kini belum sampai ke pemilik lahan.

“Ganti rugi sebagian ada telah dibayar, tapi ada juga belum. Kalau punya saya sudah dibayar 2017 lalu. Yang belum dibayar setidaknya ada dua, yakni milik Sukendar nominalnya Rp 10 juta, dan milik Ilyas Rp 12 juta,” kata Mizwan kepada wartawan di kediamanya, Jumat (25/1/2019).

Mengenai data warga yang mesti mendapatkan ganti rugi lahan terdampak pelebaran jalan nasional tersebut, menurut Mizwan ada pada Peratin (kepala desa).

“Proses pembayaran harus ada rekomendasi dari Peratin Baturaja, Edwarlin. Tapi sampai sekarang untuk milik Ilyas dan Sukendar, belum dibayar,” jelasnya.

Menyikapi kasus ini Aktivis Kumpar Pesisir Barat, Suwandi mengaku bakal mengklarifikasinya dengan Peratin Baturaja. “Peratin Baturaja harus diminta klarifikasinya, jangan-jangan Peratin ikut bermain dalam pembayaran ganti rugi lahan milik warga,” kata Suwandi.

Saat dilakukan upaya konfirmasi dengan mendatangi rumah Peratin Edwarlin, perihal kasuistis pembayaran ganti rugi lahan warga terdampak pelebaran jalan nasional ini, aparatur pekon (desa) itu tidak dapat ditemui. Meski telah berulang kali diketuk pintunya, hingga berita ini dimuat belum juga muncul. (Gus)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.