Tak Berkategori  

Gubernur Lampung Minta ASN Amanah Dengarkan Aspirasi Masyarakat

KIPRAH.CO.ID– Gubernur Lampung Arinal Djunaidi minta ASN amanah dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Hal tersebut disampaikan ketika melakukan Inspeksi mendadak ke 3 (tiga) OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, selasa (30/7/2019).

“Kita sebagai ASN merupakan birokrat atau orang yang dipercaya untuk menjalankan amanah memimpin rakyat dan bangsa kedepan harus menjadi pendengar yang baik bagi masyarakat,” ujarnya ketika mengunjungi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung.

Arinal juga meminta agar seluruh ASN memiliki sifat jujur dalam tindakan ikhlas dalam pengabdian serta bisa menyatukan hati, pikiran dan ucapan dalam mengabdi untuk Provinsi Lampung.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung Kharleni mengatakan, guna membentuk PNS yang profesional diselenggarakan Diklat. Selain itu pendidikan dan pelatihan merupakan hak bagi setiap PNS.

Sebelumnya Gubernur juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Pertanian dan Holtikultura Provinsi Lampung dan Dinas Kehutanan Provinsi Lampung.

Dalam arahannya Arinal menyampaikan bahwa sektor pertanian merupakan prioritas utamanya dalam membangun perekonomian Provinsi Lampung.

“Pembangunan perekonomian Provinsi Lampung masih didominasi oleh sektor pertanian. Untuk itu saya meminta Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pertanian ini terus berupaya meningkatkan akselerasi pembangunan pertanian untuk ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,”ujarnya.

Arinal melanjutkan bahwa karirnya menjadi orang nomor satu di Provinsi ini terlahir dari dinas pertanian. Untuk itu Pengembangan sektor pertanian dalam arti luas di Provinsi Lampung akan menjadi fokus dalam masa pemerintahannya.

“Sebagai Gubenur Lampung, saya berusaha akan menjadikan Lampung pilot project dalam mengembangkan sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan,” kata Arinal. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.