SKK Migas Eksplorasi Cadangan Minyak Baru di Lampung

KIPRAHRAKYAT.COM—Pemerintah Provinsi Lampung mendukung kegiatan eksplorasi mencari cadangan minyak baru. Langkah ini dinilai akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah, untuk memenuhi cadangan energi yang semakin menipis.

Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi penetapan lokasi kegiatan pengeboran Migas (Minyak dan Gas) bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan PT Harpindo Mitra Kharisma di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Rabu (4/4/2018).

Karenanya, Pemprov Lampung akan meningkatkan koordinasi untuk mempercepat pelaksanaan ekspolarasi kandungan minyak dan gas yang terletak di Desa Tanjung Ilir, Kecamatan Way Pangubuan, Kabupaten Lampung Tengah.

Kepala Divisi Formalitas SKK Migas, Didik Setiadi mengungkapkan, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012, pemerintah daerah menjamin tersedianya tanah untuk kepentingan umum, salah satunya kegiatan eksplorasi Migas. “Dalam pengadaan tanah tersebut, mekanismenya pembebasan tentu harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada, ganti rugi harus layak dan adil,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya dan program pemerintah dalam pengembangan prospek daerah untuk menemukan minyak baru. Sehingga tercapai peningkatan pendapatan negara dari sektor pertambangan minyak dan gas. Juga menciptakan peluang kerja dan usaha yang baru bagi penduduk.

Adapun luas tanah yang diperlukan untuk kegiatan proyek pengeboran sumur eksploitasi ini, lanjut Didik, lebih kurang 1,7 sampai 2 hektar. Terdiri dari Tapak Sumur Sugih 1 dan akses jalan beserta daerah penyangga.

“Saat ini produksi minyak nasional sekitar 800 ribu barel per hari. Sementara kebutuhan sebesar 1,6 juta barel per hari. Untuk kekurangannya, Indonesika harus impor lebih dari 1 juta barel per hari, demi memenuhi kebutuhan energi. Jika kita tidak menemukan cadagangan minyak baru, kemungkinan cadangan minyak akan habis dalam waktu dekat,” tutupnya. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.