Tujuh Desa Kecamatan Melinting Kompak Siap Kembali Menangkan Ridho-Bachtiar

KIPRAHRAKYAT.COM– Warga Desa Sumberhadi, bersama enam desa lainnya di Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur, kompak untuk kembali mengulang kesuksesan memenangkan pasangan M Ridho Ficardo-Bahtiar Basri, pada pemilihan gubernur Juni 2018 mendatang.

Hal itu disampaikan langsung oleh perwakilan warga yang juga tokoh masyarakat, Sutrisno (50) dihadapan calon Gubernur Lampung M Ridho Ficardo. Ia mengatakan, bahwa Desa Sumberhadi, Wana, Tanjung Aji, Tebing, Sido Makmur, dan Desa Itik Renday, di Kecamatan Melinting, menyatakan siap mendukung Ridho untuk maju memimpin Lampung di periode berikutnya.

“Pada pilgub tahun 2014 lalu, kami semua mendukung Pak Ridho, alhamdulillah menang 65 persen. Insya Allah, pilgub mendatang kami siap menangkan Pak Ridho hingga 95 persen suara,” tegas Sutrisno, Senin (23/4/2018), disambut sorak dukungan warga lainnya.

Abdullah (59), dari Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Desa Sumber Rejeki, mewakili seluruh Gapoktan Kecamatan Melinting, mengucapkan terimakasih atas bantuan benih jagung untuk 1200 hektar lahan di Melinting.

“Alhamdulliah berkat bantuan Pak Ridho, kecamatan kami (Melinting) sekarang menjadi sentral jagung. Namun, untuk meningkatkan jalur distribusi dan kelancaran panen, kami memohon agar jalan usaha tani yang sudah ada dilanjutkan supaya baik semuanya,” harap Abdullah.

Ditempat yang sama, Santiono (50), mengutarakan permohonan agar lapangan kerja lebih terbuka untuk masyarakat Lampung. “Di era Pak Ridho, kami sudah merasakan pertanian lancar, ditambah program pendidikan sudah baik dengan adanya beasiswa Polinela. Malah sekarang ada Bosda. Harapan kami kedepan agar lapangan pekerjaan juga dapat tersedia,” kata Santiono.

Menanggapi hal itu, Ridho mengungkapkan terimakasih atas perhatian warga terhadap apa yang sudah dirasakan saat ini. “Apa yang kami (Ridho-Bachtiar) dilakukan semata-mata untuk Lampung,” jelasnya.

Ridho juga menyatakan, pertanian memang menjadi program strategis Provinsi Lampung dalam meningkatkan ketahanan pangan dan mewujudkan Lampung sebagai lumbung padi nasional. Selain itu, untuk menunjang hal tersebut, pemerintah provinsi juga giat membangun jalan usaha tani untuk memperlancar distribusi hasil pertanian.

“Dalam 3 tahun terakhir, pemerintah provinsi menghabiskan anggaran kurang-lebih Rp1 triliun untuk memperbaiki jalan provinsi dan jalan usaha tani. Kemudian dengan pengembangan kawasan industri yang pembangunannya sudah dimulai sejalan dengan pembangunan jalan tol. Harapannya kedepan lapangan kerja bagi anak-anak Lampung akan lebih banyak,” jelas Ridho.

Menurut Ridho, sepanjang jalan tol nantinya juga akan dibangun pusat-pusat kawasan industri. “Harapannya selain akan meningkatkan perekonomian masyarakat Lampung juga akan membuka lapangan kerja baru untuk anak-anak Lampung,” tutur Ridho, disambut tepuk tangan warga. (*)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.