Fraksi Kebangkitan Nasional DPRD Metro Tolak Alokasi Pembangunan Gedung Sesat Agung

KIPRAH.CO.ID– Ketua Fraksi Kebangkitan Nasional DPRD Kota Metro, Alizar menyatakan menolak penganggaran kembali pembangunan Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai sebesar Rp20 miliar untuk finishing pembangunan dan interior gedung tahun anggaran 2019.

Menurutnya, penganggaran kegiatan pembangunan tersebut telah melalui kontrak tahun jamak (Multy Years) sejak 2017 sampai 2018 ini.

“Itu progres pembangunan proyek prestisius, dan perlu dikaji berapa persen sampai saat ini. Banyak dugaan kejanggalan dalam kegiatan tersebut, saya minta jangan terburu-baru dianggarkan lagi. Kita tunggu hasil audit BPK (Badan Pemeriksa keuangan) Perwakilan Lampung,” ungkapnya, Kamis (29/11/2018).

Lebih lanjut, Alizar mengungkapkan jejak rekam (track record) proses pembangunan Gedung Sesat Agung tidak pernah tercapai realisasi nilai kontraknya. “Ya contohnya pada TA. 2017 telah dianggarkan sebesar Rp 13,8 miliar yang teralisasi hanya sebesar Rp 800 juta untuk perencanaan teknis saja. Sedangkan TA. 2018 dianggarkan sebesar Rp 26 miliar dan saat ini masih dalam proses pembangunan. Saya berharap Pemkot Metro lebih berhati-hati dalam mempertanggung jawabkan uang rakyat, jangan sampai proyek tersebut bermasalah dikemudian hari,” jelasnya.

Ia kembali menegaskan bahwa pernyataan melalui Fraksi Kebangkitan Nasional ini hanya sumbangsih pemikiran dan berdasarakan analis data dan survei lokasi. (Nia)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.